Mba, saya selalu resah. Setelah berhenti kerja dan kemudian tinggal di rumah, hati saya selalu tidak tenang, hingga detik ini. Tolong beri saya masukan. Maaf saya selalu mengganggu Mba.

Demikian sms dari seseorang. Saat sms datang, kebetulan (tidak ada yang kebetulan) aku sedang baca Al Qur’an. Dan ayat yang kubuka pas banget. Jadi kujawab sms tersebut:

Coba deh baca ayat-ayat Al Quran di bawah ini: QS 1:15, QS 2:45-46; QS 2:112; … (dst di bawah ini).

Ya Allah, hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. (QS 1:5).

Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Dan itu sungguh berat kecuali bagi orang yang khusyu’, yaitu yang yakin bahwa mereka bertemu dengan Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepadaNya.(QS 2 : 45-46)

(more…)

Saat aku baca Al Qur’an mataku tertuju pada ayat-ayat ini:

Dan di antara manusia ada yang mengorbankan dirinya untuk mencari keridlaan Allah. Dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hambaNya. (QS 2:207)

Dia memberi hikmah kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Barangsiapa diberi hikmah, sesungguhnya dia telah diberi kenikmatan yang banyak. Dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang memiliki akal sehat. (QS 2:269). (more…)

Tuhan kok aku merasa sakit hati sekali kali ini. Aku sama sekali gak tahu kenapa? Mungkin karena saat ini aku gak bisa menjalankan fardhuku. Padahal aku sangat merindukanMu.

Tuhan aku takut kalau Engkau tidak mencintaiku. Padahal aku benar-benar jatuh cinta padaMu. Tuhan, kalau sekarang aku menangis, bukan berarti aku ingin dipuji olehMu. Tapi karena aku betul2 merindukanMu.

(more…)

saya juga sedang belajar,  sangat sedikit yang saya tahu. makin hari saya rasakan makin tidak tahu. mungkin kita bisa saling sharing.

Sebuah Catatan Harian Pengalaman Spiritual

Berjumpa Allah

Melalui Shalat Khusyu’

 

by :

Ayasha

 

 

Aku hanya menyampaikan kisah nyata apa yang telah kualami. Pengalaman spiritual yang membuatku makin PERCAYA pada-Nya. Bahwa Dia ada. Bahwa Dia begitu dekat. Bersama-Nya membuat hidupku penuh kedamaian, ketenangan, dan kebahagiaan.

 

________________________________________________________________

Buku ini ditulis semata-mata untuk mengabarkan kepada sebanyak mungkin orang bahwa setiap orang mempunyai kesempatan yang sama untuk bisa ‘berjumpa’ dengan Allah. Bahwa kita bisa ‘berinteraksi’ dengan Nya. Bahwa Allah itu ada dan Dia sangat dekat. Bahwa Dia Maha Meliputi Segala Sesuatu. Bahwa tidak ada satupun yang bisa menyamaiNya, dan bahwa tidak ada ketaatan selain padaNya.

Laa illaha illa llah. Muhammadur rasulullah.

Buku ini berisi pengalaman spiritualku selama setahun terakhir. Ini sebuah kisah nyata, bukan rekayasa. (more…)

Berjumpa Allah Melalui Shalat Khusyu’

Bab 1

Mulai Menapaki Jalan Tuhan

Aliran Apa Ini?
Penasaran
Kedua Kali
Momentum Yang Menentukan
Ramadhan
Iman Turun
Mulai Dari Awal Lagi
Allah Maha Mengurus
Kebetulan ?
Olah Ruhani
Akhirat Serasa di Depan Mata
Takbiran Yang Syahdu
Bahasa Al Qur’an

2 Oktober 2005

Momentum Yang Menentukan

Di awal Ramadhan ini aku ikut acara ‘Sambung Rasa’ di Bogor. Acara ini hanya diikuti oleh sekitar 10 orang. Latihan dimulai pukul 21.00. Hari sudah larut, paling enak buat istirahat tidur. Sebagian besar peserta kecapean, pulang kantor langsung ikut pelatihan ini.

Latihannya dimulai dengan duduk rileks, lalu memanggil Allah dalam hati. Tidak ngotot sama sekali. Hening….

Aku masih belum bisa nyambung. Tiba-tiba terdengar dengkuran dari trainer, dilanjutkan di sebelahnya dan sebelahnya. Wah, kok pada tidur begini? Bagaimana sih?

Aku bingung, tapi aku tidak perduli. Aku kembalikan ke niatku semula. Aku ke sini mau cari Allah. Aku putuskan untuk memakai caraku sendiri. Ngawur, karena aku memang belum bisa. Aku hanya memanggil Allah, lalu berdialog dengan-Nya sama seperti ketika aku ditimpa musibah.

Itu saja yang kulakukan.

Tiba-tiba terasa sambutan-Nya! Air mataku mengalir deras tanpa bisa kubendung. Tangisanku makin keras dan mengganggu orang-orang di sekitarku sehingga bangun.

Belakangan aku baru tahu bahwa memang kadang-kadang ketika patrap, ketika “sang aku” menuju ke Allah, mereka sudah tidak merasakan lagi sensasi tubuh. Berada di titik alfa, tenang seperti orang meditasi. Mendengkur itu sebenarnya tidak tidur, mereka sadar penuh. Seperti juga orang tidur, ruhnya sedang ke Allah.

“Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya, maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan.” (QS Az Zumar 42).

Paginya ba’da Subuh berdiskusi dengan trainer.

Aku bertanya apa sih yang disebut khusyu’ itu ? (more…)

Berjumpa Allah Melalui Shalat Khusyu’

Bab 2

Allah Mengenalkan Diri-Nya Padaku

Dia Maha Mendengar!
Latihan Pengembalian
Esensi Syukur
Berguru Kepada Allah
Shalat Khusyu Meningkatkan Antioksidan?
Kok Jadi Sangat Tertarik Al Qur’an?
Siapa Yang Menurunkan Hujan?
Mulai Mencintai Allah
Menggapai Hidayah
Bayam
Teguran Darinya

13 Januari 2006

Berguru Kepada Allah

Aku merasa bersalah pada temanku karena telah salah dalam menangkap maksud dia. Tapi aku masih belum ‘ngeh’ dengan uraiannya. Mungkin karena aku termasuk orang yang dodol atau bagaimana?

Yang jelas temanku ini memang jago dalam berpikir mendalam. Dari buku-buku bacaannya saja bisa kulihat betapa pandainya dia. (more…)